Daisypath Anniversary tickers

Saturday, October 30, 2010

Our Satnite : Watching cin(T)a !

Some headache attack because of midtest preparation. Not in a good mood to go outside, as we know that satnite always followed by traffic jam. So, I think it's better to spend our time at home. The choices are accompany me to study (?) :p Cooking together. Or we can watch movie.
And we decide to watch this movie. CIN(T)A. The movie talk about religious differences. Just a simple idea, but have smart dialogues. I love the statement, God is a main director. Then, I continue it with my own word. We just follow God's rule and do the script. Sounds simple. (: 

Alhamdulillah, we don't face problem about religion. I and he, both of us are moslem. Insya Allah. We're still learning and always try so hard to upgrading our believing in God. I hope we can be better day by day.


After finish the movie, we act crazy and mad in front of my laptop. Here it is some of picture that we've captured. So funny and silly. :p I love when I can being myself with him. No jaim word as usual. No need to build a fake image. Yes, it is me. 
Hey dear, did u know, I'm proud to be with U. (:





My pray tonite : 
Allah, Engkau Maha Baik. Aku tidak meragukan kebesaranMu. Kumohon, jagalah kami. Luruskan jalan kami agar selalu berada di jalur yang Engkau Ridhoi. Tegur kami bila perlu, bila kami mulai salah arah. Lindungilah dia, lindungilah aku, dan semua orang yang aku sayangi. Jauhkan kami dari segala bentuk keburukan dan perbuatan jahat. Allah, terimakasih untuk semuanya. 

♥(dee)

Friday, October 29, 2010

Attending Sany's Wedding Party :D

Yippie! This is second wedding party which we attended together. (: It's Sany's Wedding, she's my General Manager in DetEksi Jawa Pos. And she's also GM for PT. DBL Indonesia.
I got the invitation just one day before the day. No more time to get prepare, eh? No idea for what to wear, until I decide to wear this one. And friday is so hectic for me. Must send an application letter, also attend research method class. Tired! )x
After arrived home then take a bath, my bf pick me up, sorry dear for made you waited for so long. :p I love the moment when I can introduce him to my friends. (: We took some photos. Fun!

 Nice couple (: Hi hi.



The souvenir. I guess this is a candle holder. Love its beautiful flower stone. :D 
Congratulation for ur marriage, Sany and Santun. (: 
May God always bless ur family, and happily ever after.



Tankiuuu so much for accompany me dear. 
I heart u my everything :p 
Could I pray to keep this everlasting ? (; 

suatu saat nanti.. eh doa saya nggak ketinggian kan ?

♥(dee)

Thursday, October 28, 2010

We're similar (:

Ha ha.. Lagi demen banget nulis disini. Ibarat punya rumah baru, lagi betah-betahnya gitu. Diurusin, dirawat, dihias-hias, dibersihin. 
Ah ya, time always move so fast when I'm with you. Nah nah, it means that every single moment we've spent together always great for me. But I dunno what about you hey my dear. Sometimes I feel a lil bit afraid that you'll getting bored with me. ):  Ahaha.. What a stupid asumption. I'm so thankful to God for give us chance to know each other. While some people says I'm just spare part or cadangan in Indonesia. Why? Yes, because if she gives feedback to your feeling then you won't ask me to be yours. Is it true? Maybe, dunno. Wallahu alam.

Sebenernya bukan itu sih hal yang mau ditulis. Cuma sekedar prolognya aja. Ha ha. Yah jadi setelah mengalami hari yang sangat amazing, sampai cuma bisa ngelus dada dan ketawa. Ada hal lain yang seringkali membuat saya jadi agak geli sekaligus penasaran. Kata sifat bernama MANJA. Spell it again, M A N J A. Yaya, saya nggak tahu kenapa, tapi buat saya sifat semacam ini a lil bit annoying. Manja, menye-menye, ngalem, nganyeng kalau bahasa temen-temen kampus. Coret jauh-jauh dari kamus saya. Masuk aja kamu ke sumur hai cewek-cewek manja.
Kenapa sih saya anti sama cewek manja? Soalnya seringkali cewek-cewek menganggap manja itu lucu, seru, memanfaatkan sifat satu itu biar ditolongin, biar dapet simpati. Hoahmm... :O
Padahal nih ya, seharusnya wanita bisa berdiri bersisian sejajar dengan pria. Tidak terlihat lemah. Bwahahahaha.. Kumat kan penyakit sok menjunjung emansipasinya. Asssh,, udah paling anti aja ya kalau ada yang manja apalagi dibuat-buat. Suara dicempreng-cemprengin, mimik muka sok imut, terus abis itu badannya gliyut-gliyut. Udah deh ampun. Yah kalau manjanya sama ortu, sodara, ato pacar sendiri terserah aja. Tapi ada juga yang manja dimana-mana, sama pacar temen, sama orang yang baru kenal, sama mantan. Wooosshh. Pengen deh mendesis kejam dikupingnya sambil bawa boneka vodoo. Heh manja itu bikin sepet mata dan sesak nafas! Ha ha. Mulai kan.

Mungkin karena saya anak pertama. Mungkin karena lingkungan saya tidak memberi saya kesempatan untuk mengasah sifat semacam itu. Setahu saya sih, temen-temen cewek saya rata-rata tipikal yang tough dan mandiri. Okelah, ada juga sih seseorang yang nggak bosen teriak di kuping saya, kalau sebenernya kami ini sok mandiri, sok kuat, sok nggak butuh. Sampai-sampai ada yang menyarankan saya buat belajar manja, kursus cara nganyeng yang baik dan benar. Huhuaaa.. Segitunya ya orang-orang menganggap mandiri itu menyebalkan dan saya menganggap manja itu merugikan.Sebenernya manja itu boleh, asal tahu waktu, tempat dan subjek manjanya. Sedikit selektif lah yaaa.. Ha ha. Maksa banget sih.

Oke sesudah unek-unek itu keluar saya jadi sedikit lega. Ha ha ha. Sebenernya cuma pengen nulis yang sudah lama banget bikin saya agak mendem perasaan gimana gitu. Saya toh udah tahu kok, memang manusia diciptakan macam-macam. Saya sama mereka ya bedalah. Sama kayak mereka (mungkin) sebel sama kelakuan saya. :p Kenapa? Nggak suka? Mau protes? >:) Ha ha. Arogansi. Sengaja kan dibikin kayak gitu, biar hidup warna-warni. Ada merah, kuning, hijau, biru, ungu, abu-abu juga ada. :D Biar saya bisa ngerasain gondok. Ha ha. Salah ding, biar belajar menoleransi perbedaaan itu tadi. Naudzubillahimindzalik amit-amit pokoknya, jangan-jangan nanti saya kualat, jadi ahlinya bermanja ria. Wahahhahaa.. --" 

Udah ah, kacau balau kan ujung-ujungnya. Selesai dulu episode manja ria jaya tiada tara kali ini. :p

♥(dee)

Wednesday, October 27, 2010

Scrapbook #3


So, what's our couple date for today? Rite, it's STEP UP 3D time! Yohoo.. We've waited for so long to watch this movie. Both of us curious how cool is the movie? And we give it eight thumbs up. :p Four is mine, and another four is his.
 Can u imagine, its scenes in the movie look real. Great camera angle with 3D effects. I feel lil bit dizzy because of the rapid movement of the scene. But it's not a big deal anymore. Cannot handle myself to follow the music and shake my body. :p
Bravo STEP UP 3D! *standing ovation* 
Bravo my BF :p Great day with you as usual. :D


 Suddenly get headache when remember about our mid-term test. ): I hate study anymore, but I must study for those subject. Impressed with the my boyfriend who had started to prepare the test materials. I hope we can encourage each other. Then increase our GPA. (: 
♥(dee)

Tuesday, October 26, 2010

Quote #01

“I dream to grow old with you, when black hair no more exist”
and yes, i wanna grow old with you..♥

Friday, October 22, 2010

Bertahanlah Wahai Waktu !

Kadang, kita mencintai seseorang begitu rupa sampai tidak menyisakan tempat bagi yang lain. Membuat kita lupa untuk sekedar bertanya, inikah sebenarnya cinta?

Saya suka sekali dengan quotes itu, terlihat sangat nyata aja. Bener deh, kalau dipikir-pikir, perasaan yang membutakan itu selalu merugikan diri-sendiri dan orang lain.
Oke, jadi awalnya saya jadi kepikiran mau nulis ini gara-gara pas kapan hari di tengah-tengah kuliah keluar kelas buat solat Ashar. Terus saya dan sahabat-sahabat edan saya ngegosip dikit abis solat. Salah seorang sahabat yang baru aja 3 bulanan nyeletuk, "Jujur, semakin kesini justru aku makin takut. Soalnya yang namanya waktu selalu menunjukkan hal-hal yang nggak kita duga." Saya mengangguk setuju, ah waktu selalu jadi indikator paling mengerikan. Apa yang terjadi sekarang, yang terlihat sekarang, yang terencana sekarang, bisa saja berubah total. 

Si waktu emang benda absurd yang paling pinter memainkan situasi. Yaah, contohnya aja diburu waktu buat lulus kuliah gitu kan? :p Termasuk berlaku juga dalam sebuah hubungan. Saya dulu mengira kalau hubungan yang sudah lamaaaa banget itu pasti aman-aman saja. Ternyata it's totally wrong. Makin lama, makin banyak goncangan, makin banyak anginnya,makin sering juga ketemu badai. Well, saya sendiri tiba-tiba jadi takut sama yang namanya waktu. Apalagi setelah akhir-akhir ini ada beberapa kejadian yang tidak terduga.

Salah seorang sahabat saya diputusin setelah pacaran selama 5 tahun. Memang sih masalah yang dihadapi cukup berat, tapi perasaan tidak adil itu toh muncul juga. Kemudian baru aja malam ini saya mendengar curhatan seorang sahabat yang hubungannya sudah berjalam selama 4,5 tahun. Terkejut juga saat tahu bahwa hubungan harmonis itu ternyata tidak sebagus kelihatannya. Yeaa, memang kan yang namanya hubungan pasti ada kekurangannya masing-masing. Hanya saja agak amazing saat dia bilang, "Aku udah mencoba bertahan selama dua tahun belakangan ini. Dia hanya mencari aku saat butuh, selebihnya saat aku yang butuh dia malah menghilang. Tapi dengan mudah aku selalu bisa memaklumi dan memaafkan. Begitu terus menerus." Saya kagum melihat kesabarannya. Kalau itu saya, mungkin sudah dari kapan tahun hubungan itu berakhir. Bukannya saya orang yang nggak mau berjuang atau mudah menyerah, hanya saya memang bukan tipikal penyabar. :p *ngaku* 
Kemudian saya bilang ke dia,"Batas waktumu udah abis buat diam dan berharap dia berubah. Kayaknya kalian harus ngomong, entah nanti hasilnya bagus atau jelek." Dia mengiyakan, menurutnya itulah yang akan dilakukannya, setelah dua minggu dia tidak dihubungi sama sekali dalam bentuk apapun dengan alasan sibuk. Dan ini sudah terjadi buat yang kesekian kalinya. Terus saya juga sok-sokan bilang (as usual :p) "Seringkali karena terlalu terbiasa dengan kehadiran seseorang, kita sampai nggak mampu membedakan mana yang bener mana yang salah. Bahkan kita memilih bertahan karena takut dengan kata-kata kehilangan." Dia pun berkomentar,"Iya bener banget. Kalau dipikir-pikir emang kayak gitu kondisinya. Hanya karena terbiasa." Kelanjutannya saya mulai mengajak dia berimajinasi aneh-aneh, memaki dan menertawakan banyak hal. Ah ya, pengalihan pikiran dari hal yang diakuinya menciptakan fase matirasa.

Perasaan takut itu menyergap lagi. Ah, siapa juga kan yang pernah mempersiapkan diri untuk kata-kata bernama perpisahan. Hebat bukan kekuatan waktu itu? Kita akan tunduk saat waktu menunjukkan hal-hal yang membuat kita harus bersikap. Mbulet! Belum lagi yang namanya perasaan itu sangat rentan, mudah dibolak-balikkan, jadi pinter-pinternya yang punya perasaan juga buat mengontrolnya. Anyhow, bersabarlah wahai waktu, bertahanlah wahai waktu, dan berpihaklah. (:
♥(dee)

Wednesday, October 20, 2010

Scrapbook #2

It's our couple day out! nice pic, rite? :D although the result is lil bit blurry. yep, it's my mistake. my hand always shake by itself when i push camera button. -.- but, yes yes, i heart this one. :D the moment is when we spend along day together. ayeyy..
♥(dee)